KPU Bolsel Apel Akbar Coklit, 148 PPDP Mulai Bergerak Serentak

  • Whatsapp
d6ce53c2 c88a 4ee1 8a9a e2dc920493d5
KPU Bolsel coklit serentak, nampak Komisioner KPU Fijay Bumolo, meninjau langsung PPDP yang bertugas, serta diawasi jajaran Bawaslu, Sabtu (18/7/20). (foto: dok)

BOLSEL, BARUKETIK.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), gelar apel akbar memulai pencocokan dan penelitian (coklit) serentak, Sabtu (18/07/2020).

Menurut Ketua KPU Bolsel, Stanly Eskolano Kakunsi, coklit ini dilaksakan oleh Petugas Pemuktahiran Data Pemilih (PPDP), bertujuan untuk mencocokan data pemilih yang telah diturunkan oleh KPU RI melalui KPU Provinsi Sulut.

Bacaan Lainnya

“Tugas PPDP yakni untuk mencocokan Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4), termasuk pendataan pemilih baru, sampai dengan 13 Agustus mendatang. Setelah itu, secara berjenjang akan diplenokan dari  tingkatan PPS, PPK dan KPU kabupaten/kota sampai KPU Provinsi,” urai Eskol sapaan akrabnya, Sabtu (18/07/2020).

Komisioner KPU Bolsel, Fijay Bumolo Ketua Divisi Teknis Penyelenggara, SDM dan Parmas, menjelaskan ada 148 personil PPDP yang bergerak serentak pada hari ini. Apel akbar ini dilaksanakan di tiap-tiap ibukota kecamatan dari 7 kecamatan se Bolsel, dan dipimpin oleh para camat.

“Coklit dimulai dari sejumlah tokoh-tokoh di wilayah masing-masing sebagai sample,” kata Fiyaj.

Dia menegaskan, PPDP wajib mencoklit seluruh warga potensi pemilih di wilayah kerja masing-masing, dan jangan ada yang terlewatkan karena itu adalah tugas penyelenggara pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bolsel tahun 2020.

“Jangan ada yang terlewatkan, karena akan dipertanggungjawabkan ke publik melalui pleno berjenjang,” tegasnya.

Dijelaskan, bila pemilih memilik hak suara, sehingga KPU dan jajaran wajib menjaga hak tersebut. Proses coklit kata Jay, sapaan akrab Fijay adalah awal untuk pendataan pemilih setelah dari DP4.

“KPU akan melindungi hak pilih, maka diharapkan juga agar masyarakat proaktif menerima petugas PPDP, agar coklit ini berjalan baik, dan mendapatkan data yang akurat sesuai dari data identitas diri yakni KTP dan Kartu Keluarga,” katanya.

Diketahui, proses ini melibatkan jajaran Bawaslu Bolsel untuk pengawasan tahapan yang dilaksanakan KPU Bolsel.  

  

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *