Penyampaian Visi Misi dan Debat Balon Rektor IAIK Hangat, Dihadiri 3 Kandidat

  • Whatsapp
Pemilihan Rektor IAI Kotamobagu. Suasana penyampaian visi misi balon dan debat kandidat, Sabtu (20/06). (foto: dok)

KOTAMOBAGU, BARUKETIK.COM – Penyampaian visi misi bakal calon Rektor Institut Agama Islam (IAI) Kotamobagu berlangsung seru. Masing-masing kandidat memaparkan programnya disambut riuh tepuk tangan yang hadir, Sabtu (20/06/2020).

Meskipun hadir pada saat itu hanya beberapa orang anggota senat, dosen dan mahasiswa karena protokol covid-19, namun suasana penyampaian visi misi yang dilanjutkan dengan debat dialogis aktiv berlangsung cukup hangat. Apalagi dihadiri para Panelis dari berbagai latar belakang.

Bacaan Lainnya

Para Penelis yakni Drs Zainul Lantong ( Ketua Amanbom), Fauzi Permata (Dirut Harian BMR), Ustadz Alie Anthonie (Tokoh Agama/Dosen) dan Fahmi Gobel (Ketua KPU Bolmong Periode 2013-2018), dengan seorang moderator.

Panelis dan peserta yang hadir saat penyampaian visi misi balon Rektor IAIK, Sabtu (20/06). (foto: dok)

Karena mengikuti protokol Covid-19, dari empat bakal calon Rektor IAI Kotamobagu, dua yang hadir tatap muka, satu lagi via online dan satunya lagi tak sempat hadir, meskipun beberapa kali pihak panitia pemilihan Rektor IAIK menghubungi via video call WhatsApp.

Tiga dari empat balon Rektor IAIK, yakni Dr Muharto, S.Pd.I M.Si, Dra Nulin Mokoagow MM, Dr (cand) Muliadi Mokodompit, SE M.Si. Sementara itu, Drs Muh Anton Mamonto MA absen.

Penyampaian visi dan misi ini, khusus bakal calon Dr Muharto digelar secara online dengan menggunakan video converece. Sementara, Nulin Mokoagow dan Muliadi Mokodompit menyampaikan langsung ke hadapan panelis.

Zainul Lantong selaku Ketua Panitia Pelaksana Pemilihan Rektor mengatakan, tahapan kali ini merupakan tindak lanjut dari agenda sebelumnya yakni fit and propertest yang digelar 17 Juni 2020 lalu.

“Insaallah tahapan berjalan dengan baik dan demokratis, seluruh calon diundang untuk memberikan gambaran visi dan misi, jika nanti terpilih sebagai rektor nanti. Kampus IAIK harus menjadi kampus rujukan di BMR, sehingga diperlukan manajemen yang mau bekerja untuk kemajuan pendidikan. Seluruh calon visi dan misinya bagus,” tukas Zainul.

Dia menambahkan, tahapan selanjutnya adalah verifikasi akhir berkas kandidat dan selanjutnya penetapan dan pemilihan Rektor oleh Senat IAIK.

“Sesuai jadwal, pemilihan rektor akan digelar Sabtu 27 Juni 2020. Seluruh pengurus senat dan anggota dilibatkan dalam pemilihan dengan sangat demokratis,” tutupnya.

 

 

Reporter: Yudi Paputungan

Editor : Fahmi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *